Pesona Indahnya Surga Wisata Bantul Yogyakarta

Pesona Indahnya Surga Wisata Bantul Yogyakarta - Mendengar yogyakarta pasti sudah tidak asing lagi dengan tempat wisata, kuliner, bahkan budayanya maupun kesenian yang dimilikinya. Namun masih banyak dari tempat - tempat tersebut yang masih belum terjamah atau belum ramai dikunjungi oleh wisatawan. Saya tertarik dengan wilayah yogyakarta bagian selatan ini, yaitu Bantul.

Di moment liburan tahun 2018 ini saya menyempatkan untuk berlibur bersama dengan teman-teman dan keluarga untuk menikmati keindahan tempat wisata di yogyakarta ini, khususnya di bantul yogyakarta. Ternyata memang banyak sekali tempat wisata di kabupaten bantul ini. Mulai dari pantai, hutan, air terjun, dan masih banyak lagi. Hampir semua tempat kami telusuri

SEKILAS TENTANG YOGYAKARTA

Provinsi daerah Istimewa Yogyakarta merupakan salah satu destinasi wisata yang sangat lengkap, karena di Yogyakarta terkenal dengan budaya, peninggalan sejarah, arsitektur bahkan Yogyakarta pun juga mempunyai banyak tempat wisata. Tempat wisata indah di Yogyakarta terletak di kawasan Bantul dan Gunung Kidul. Potensi pariwisata di Yogyakarta memang sudah tidak diragukan lagi keindahannya. Dengan potensi wisata yang hampir setara indahnya di berbagai tempat, mulai dari kawasan belanja, wisata budaya, hingga keindahan lautnya, tak heran jika Yogyakarta menjadi destinasi favorit dari ribuan turis yang berdatangan setiap tahunnya.

Tapi, jika digali lebih lanjut, sebenarnya masih banyak potensi wisata di Yogyakarta dan sekitarnya yang menarik tapi belum terlalu diketahui orang. Salah satunya adalah Kabupaten bantul, tempat wisata di Bantul terutama untuk pantai sangat banyak sekali antara lain yaitu Pantai Parangtritis yang legendaris,  pantai Samas, pantai Parangkusumo, pantai Depok, pantai Goa Cemara, pantai Baru, pantai Pandansimo, Pantai Pandansari dan pantai Kuwaru.

Bantul merupakan salah satu kabupaten yang ada di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, kabupaten ini berbatasan dengan kota yogyakarta dan kabupaten sleman di sebelah utara. Selain terkenal dengan seninya kabupaten ini juga memiliki banyak tempat wisata yang menarik yang tersembunyi di setiap daerahnya. Berikut adalah destinasi Pesona Surga Wisata Bantul Yogyakarta :


Air Terjun Randu Sari

Air terjun Randu Sari ini merupakan salah satu destinasi wisata air terjun yang paling keren dari air terjun yang pernah saya kunjungi selama ini, banyak dari keluarga yang menikmati air terjun ini dan juga banyak yang hanya sekedar berfoto bersama orang lain. Ciri khas dari air terjun Randu Sari ini adalah air yang jatuh melebar jadi terlihat seperti air terjun yang kembar. Hanya saja air terjun ini terlihat deras saat musim penghujan saja dan tampak mengering pada saat musik kemarau. Jadi kalau mau kesini pas musim penghujan biar bisa lihat keindahan air terjun Randu Sari ini.
Air Terjun Randusari (Randu Sari atau bernama lain Ngreboh) terletak di dusun Rejosari, desa Jatimulyo, kecamatan Dlingo, kabupaten Bantul, DI Yogyakarta. Asal-usul nama Randusari berasal dari keberadaan pohon randu yang tumbuh di tepi air terjun.
Lokasi Air Terjun Randusari berada di daerah perbukitan kapur Dlingo sebelah timur yang dekat perbatasan dengan kabupaten Gunungkidul. Letaknya cukup dekat dengan Bukit Sri Panjung Dlingo yang terkenal sebagai tempat melihat Air Terjun Sri Gethuk dari atas bukit. Rute termudah dari pusat kota Yogyakarta menuju ke air terjun ini melewati Jalan Wonosari – Pertigaan Piyungan, Tanjakan Patuk, hingga tiba perempatan di Puncak Bukit Patuk. Selanjutnya ambil jalan ke arah kanan menuju ke Dlingo yang melewati Watu Amben. Memasuki wilayah kecamatan Dlingo carilah letak Desa Jatimulyo dan dari sekitar desa tersebut sudah mulai terpasang papan petunjuk arah menuju ke lokasi air terjun. Alternatif cara menuju ke lokasi air terjun dengan menuju ke arah selatan melewati Terminal Giwangan – Jalan Imogiri Timur – Simpang Makam Imogiri – Kebun Buah Mangunan – Hutan Pinus Mangunan – Puncak Pinus Becici. Dari Puncak Pinus Becici ikuti jalan menuju ke Jatimulyo Dlingo.

Perjalanan menuju ke Air Terjun Randusari dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Namun disarankan menggunakan kendaraan roda dua karena akses jalan yang sempit dan sebagian jalan belum dibangun. Papan petunjuk menuju Air Terjun Randusari mulai terpasang ketika memasuki gang perkampungan desa. Tidak lama kemudian akhirnya tiba di area parkir air terjun. Area parkir kendaraan roda empat berada di sekitar pemukiman penduduk sedangkan area parkir kendaraan roda dua berada di ujung jalan.

Perjalanan dilanjutkan dengan menyusuri jalan setapak melewati parit dan ladang milik penduduk. Posisi air terjun berada disebelah bawah bukit dari kawasan pemukiman penduduk. Kondisi jalan setapak cukup licin dan pengunjung disarankan untuk berhati-hati. Setelah menuruni bukit dan menemui sebuah gasebo, tidak lama lagi pengunjung akan tiba di kawasan Air Terjun Randusari.

Bukit Mojo Gumelem

Bukit Mojo Gumelem terletak tak jauh dari Kebun Buah Mangunan, bukit mojo ini terkenal dengan spot foto sarang burung yang sempat viral di sosial media. Rute untuk menuju  Bukit Mojo Gumelem ini jika dari jogja rutenya adalah dari terminal giwangan ikuti ke arah jalan imogiri timur terus sampai ke pertigaan pasar imogiri dan ambil arah kiri sampai ke pertigaan menuju makam raja ambil kanan ke arah mangunan. Setelah itu ikuti terus jalan tersebut sampai di Tugu Mangunan lalu belok kanan ke arah Kebun Buah Mangunan. Di pertigaan, kalau ke kanan ke kebun buah mangunan maka kita pilih yang lurus untuk menuju bukit mojo gumelem.

Untuk masuk ke daerah wisata bukit mojo gumelem ini sangat murah sekali yang didalamnya juga banyak spot spot yang saat ini sudah banyak dikembangkan dan ditambahkan supaya lebih menarik. Untuk masuk ke tempat wisata ini cukup membayar biaya parkir saja yang sudah tertera di papan yang ada di tempat wisata tersebut dan langsung kita bisa menikmati semua isi yang ada di Bukit Mojo Gumelem ini.

Bukit Panguk Kediwung 

Bukit Panguk Kediwung merupakan daya tarik wisata perbukitan yang kepopulerannya mampu disandingkan dengan Bukit Mangunan di Kebun Buah Mangunan. Wisata alam ini sangat cocok digunakan sebagai tempat menikmati matahari terbit dan kabut pagi karena berada di daerah ketinggian dan menghadap ke arah timur. Keberadaannya mulai ramai diperbincangkan setelah beterbaran foto-foto keindahan tempat ini di sosial media seperti facebook dan instagram.
Bukit Panguk (Puncak Panguk) terletak di dusun Kediwung, desa Mangunan, kecamatan Dlingo, kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.
Lokasi Bukit Panguk Kediwung berada di kawasan perbukitan Dlingo sebelah timur kabupaten Bantul. Letak obyek wisata ini berada disebelah barat dari Tebing Watu Mabur dan sebelah timur dari Bukit Mangunan. Rute menuju Bukit Panguk Kediwung hampir sama seperti rute menuju Wisata Alam Goa Gajah dan Tebing Watu Mabur. Dari kota Jogja menuju ke arah selatan mengikuti petunjuk arah Kebun Buah Mangunan yang banyak ditemukan di beberapa persimpangan jalan. Bila masih bingung ikuti Jalan Imogiri Timur yang berada di sebelah selatan Terminal Giwangan hingga menemukan pertigaan jalan Pasar Imogiri. Ikuti jalan ke arah kiri pada sebuah pertigaan menuju ke Kebun Buah Mangunan hingga tiba di persimpangan kantor desa Mangunan.

Dari persimpangan kantor desa Mangunan pilih ke arah kanan menuju ke arah Kebun Buah Mangunan. Sebelum memasuki gerbang Kebun Buah Mangunan ada pertigaan ambil jalan ke arah kiri menuju ke wisata Goa Gajah, Tebing Watu Mabur, dan Bukit Panguk Kediwung. Petunjuk terakhir ada pertigaan lagi ambil jalan ke kanan mengikuti petunjuk arah Bukit Panguk Kediwung hingga tiba di lokasi. Koindisi jalan sebagian masih berupa jalan batu namun kondisinya landai dan dapat dilewati kendaraan beroda empat seperti mobil dan minibus.

Bukit Panguk sebenarnya merupakan bagian dari wilayah pengelolaan Dinas Kehutanan yang ditanami pohon jati. Tidak heran bila kawasan ini dipenuhi pohon jati yang berjajar rapi hingga bibir tebing. Hal yang membuat pengunjung tertarik datang ke tempat ini selain pemandangan alamnya adalah keberadaan jembatan bambu yang menarik digunakan untuk berfoto dan selfie. Area Jembatan Selfie atau gardu pandang Bukit Panguk Kediwung terbagi menjadi dua wilayah dimana spot 1 (satu) berada di sebelah timur dan spot 2 (dua) berada di sebelah selatan.

Grojokan Lepo Dlingo

Grojogan Lepo atau bernama lain Air Terjun Ledok Pokoh merupakan salah satu wisata air terjun yang cukup terkenal di kabupaten Bantul. Air terjun ini telah dibuka beberapa tahun lalu atau sekitar tahun 2013. Saat ini mampu menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke wisata air terjun ini dan ramai pengunjung pada akhir pekan. Kondisi Air Terjun Grojogan Lepo masih cukup alami dan memiliki beberapa tingkatan air terjun.
Air Terjun Grojogan Lepo yang berasal dari singkatan Ledok Pokoh terletak di dusun Pokoh 1, desa Dlingo, kecamatan Dlingo, kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.
Lokasi Air Terjun Grojogan Lepo berada di wilayah kecamatan Dlingo kabupaten Bantul. Rute terdekat menuju ke Air Terjun grojogan Lepo dari pusat kota Yogyakarta melewati Jalan Imogiri Timur dari Terminal Giwangan hingga tiba pada sebuah pertigaan jalan di selatan Pasar Imogiri. Pilihlah jalan ke kiri kemudian ambil ke arah kanan menuju ke arah Kebun Buah Mangunan dan Dlingo. Dari persimpangan jalan di Mangunan ambil jalan ke arah pusat kecamatan Dlingo atau arah pasar Dlingo. Sebelum memasuki pasar ada jalan ke arah kanan dan ikuti papan petunjuk jalan menuju ke Air Terjun Grojogan Lepo.

Akses jalan dari pusat kota Yogyakarta hingga kota kecamatan Dlingo sudah diaspal baik dan lebar. Namun beberapa ratus meter memasuki jalan yang melewati perkampungan penduduk, kondisi jalan masih sempit dan sebagian masih berupa jalan cor semen. Pengunjung cukup mudah mengakses tempat ini dengan kendaraan roda empat atau kendaraan roda dua karena medannya tidak menyulitkan. Belum ada kendaraan umum menuju ke tempat ini kecuali menyewa ojek motor dari Imogiri.

Perjalanan menuju Air Terjun Grojogan Lepo dilanjutkan dengan berjalan kaki menyusuri jalan setapak sejauh 100 meter. Sepanjang jalan dilalui cukup teduh dari sengatan sinar matahari karena banyak ditumbuhi pepohonan besar di sekeliling. Pepohanan yang mendominasi disekitar kawasan ini adalah pohon sengon dan pohon jati. Diharapkan pohon-pohon tersebut tidak ditebang dan sebaiknya malah ditambah untuk menambah suasana lebih sejuk. Tidak lama kemudian pengunjung tiba di pintu masuk Wisata Alam Air Terjun Grojogan Lepo.

Wisata Alam atau Air Terjun Grojogan Lepo menyajikan air terjun bertingkat di sepanjang aliran sungai cukup menarik untuk dikunjungi di daerah Dlingo Bantul. Jauhnya perjalanan ke tempat ini terbayar dengan pemandangan air terjun yang unik dan terlihat alami ini. Kawasan Wisata Air Terjun Grojogan Lepo ini disebut-sebut sebagai pelopor pengembangan pariwisata berbasis pedesaan di daerah Dlingo dan saat telah telah muncul beberapa desa yang mengikuti dengan mengembangkan daya tarik wisata serupa.

Hutan Pinus Mangunan

Hutan Pinus Mangunan merupakan daya tarik wisata alam yang berada di perbukitan Bantul sisi sebelah timur. Pada mulanya hutan pinus ini hanyalah wilayah hutan yang dikelola oleh Perhutani. Namun keberadaannya mulai dikenal sejak bermunculan tentang foto-foto keindahan hutan pinus tersebut. Deretan pohon pinus yang tumbuh dengan rapi membuat pengunjung tertarik untuk mengunjunginya dan perlahan-lahan dibuka menjadi kawasan wisata oleh masyarakat sekitar.
Hutan Pinus Dlingo saat ini terkenal dengan nama Hutan Pinus Mangunan terletak di dusun Sudimoro, desa Muntuk, kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta. Hutan pinus ini merupakan kawasan hutan lindung di Kabupaten Bantul yang dikelola RPH Mangunan.
Lokasi Hutan Pinus Mangunan cukup dekat dengan Kebun Buah Mangunan hanya berjarak sekitar beberapa ratus meter sehingga dapat dijadikan satu paket wisata. Bila Anda pernah ke Kebun Buah Mangunan pasti ingat dengan persimpangan terakhir yang terdapat Kantor Desa Mangunan. Pada persimpangan tersebut bila mengambil jalan ke kanan akan menuju ke Kebun Buah Mangunan dan Dlingo. Sedangkan jalan ke kiri dengan kondisi menanjak dan sempit menuju ke Hutan Pinus Mangunan dan Puncak Becici. Pilihlah jalan ke kiri untuk menuju Hutan Pinus Mangunan Bantul.

Fasilitas pendukung wisata di Hutan Pinus Mangunan terbilang cukup walaupun belum lengkap. Saat ini telah tersedia kamar mandi umum, warung, dan area parkir. Selain itu di dalam kawasan hutan pinus telah dilengkapi dengan bangku duduk, ayunan, jungkat-jungkit, hingga gasebo buat bersantai. Kondisinya cukup terawat dengan baik dan aman untuk digunakan. Pengunjung dapat memanfaatkan fasilitas hiburan tersebut secara cuma-cuma.

Kawasan wisata Hutan Pinus Mangunan paling menarik dinikmati saat pagi hari setelah matahari terbit. Waktu tersebut suasana hutan pinus berkabut dan pemandangannya terasa seperti berada di luar negeri. Pilihan wisata lain yang memiliki daya tarik mirip dengan Hutan Pinus Mangunan Bantul adalah Puncak Becici. Lokasi Puncak Becici hanya beberapa kilometer dari tempat ini dan masih dalam satu pengelolaan oleh RPH Mangunan. Daya tarik Puncak Becici terbilang lebih menarik karena selain daya tarik hutan pinus juga terdapat gardu pandang dan lokasi menikmati matahari terbenam dari ketinggian.

Kebun Buah Mangunan

Kebun Buah Mangunan merupakan sebuah kawasan yang dikembangkan sebagai kebun atau taman yang memiliki koleksi beraneka macam buah di wilayah Bantul. Kebuh Buah ini dibangun di kawasan perbukitan di sisi timur kabupaten Bantul oleh pemerintah daerah setempat. Seiring berjalannya waktu, kebun buah ini belum berproduksi secara maksimal dan tidak terdengar kabar mengenai panen raya atau panen buah. Saat ini Kebun Buah Mangunan lebih dikenal sebagai lokasi menikmati matahari terbit dan kabut pagi.

Kebun Buah Mangunan terletak di Dusun Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta. Pemerintah Daerah Kabupaten Bantul membangun Kebun Buah Mangunan pada tahun 2003 disebuah kawasan perbukitan di kaki pegunungan seribu.

Perjalanan menuju Kebun Buah Mangunan ternyata cukup mudah. Sudah terdapat beberapa papan petunjuk informasi di pinggir jalan yang mengarahkan kita kearah Kebun Buah Mangunan. Lebih mudahnya kita ikuti Jalan Imogiri Timur hingga arah Makam Raja-Raja Imogiri kemudian belok ke kanan ikuti jalan naik hingga ujung, Namun ketika memasuki persimpangan terakhir kami sempat ragu karena jalan yang kami lalui tiba-tiba berubah menjadi jalanan sempit dan rusak, banyak terdapat lobang disana-sini.

Memasuki pintu masuk Kebun Buah Mangunan, setiap pengunjung dikenakan tarif Rp 5.000,- orang untuk sekali masuk. Ketika berjalan menyusuri petunjuk jalan, di beberapa persimpangan terdapat informasi mengenai arah menuju ke salah satu kebun yang ditumbuhi oleh satu macam tanaman/pohon buah. Fasilitas disini terhitung cukup lengkap, ada kebun buah, area outbound, atraksi flying fox, sepeda air, wisata petik buah, dan tentu saja gardu pandang untuk melihat pemandangan dari atas bukit di Kebun Buah Mangunan. Jumlah pengunjung yang mengunjungi tempat ini terbilang masih sedikit karena masih kurang promosi kawasan wisata ini namun menjadi kelebihan buat wisatawan yang ingin menikmati suasana obyek wisata yang tenang dan damai.

Memang menarik menikmati pemandangan alam dari puncak bukit ini, namun sayangnya lokasi ini tidak dilengkapi fasilitas penunjang yang memadai. Gardu pandang dalam kondisi tidak terawat dan tidak dapat digunakan untuk berteduh dari terik sinar matahari ataupun hujan diwaktu musim penghujan. Sehingga kami berteduh di pepohonan yang lokasinya sedikit diatas dari area untuk menikmati keindahan pemandangan alam. Namun keuntungannya, berteduh dibawah pohon cukup menyejukkan dan berasa damai ketika bersantai sambil bercanda dengan kawan-kawan.

Baiklah mungkin itu sedikit cerita mengenai perjalanan liburan saya bersama dengan keluarga dan teman yang mengunjungi berbagai tempat wisata yang ada di yogyakarta khususnya kabupaten bantul. Semoga perjalanan kami ini bisa bermanfaat kedepannya bagi yang ingin sekedar berlibur atau menikmati pariwisata kabupaten bantul nanti. Terima kasih ♡

#GramediaHolidaySeason

0 Response to "Pesona Indahnya Surga Wisata Bantul Yogyakarta"

Centang kotak Notify me untuk mendapatkan balasan notifikasi komentar di email Anda.
Jangan Scroll lagi! Sekarang kalau mau komen, tombol komentarnya udah pindah keatas. Kembali ke Atas

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel