Catatan Diary Mahasiswa Anak Perantauan. - Andrie Kristianto

Banner 468 x 60

Loading...

Pentingnya Peran Pelestarian Padang Lamun di Indonesia Bagi Makhluk Hidup di Sekitarnya

Pentingnya Peran Pelestarian Padang Lamun di Indonesia Bagi Makhluk Hidup di Sekitarnya - Indonesia adalah negara yang sangat luas sekali, Indonesia dianugerahi kekayaan alam yang sangat besar. Salah satu kekayaan alam tersebut ialah memiliki berbagai macam keanekaragaman  hewan dan tumbuhan yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia.

Keberadaan hewan dan tumbuhan sangat penting bagi manusia, mempelajari hewan dan tumbuhan juga menambah pengetahuan berharga tentang kehidupan. Setiap jenis hewan dan tumbuhan memiliki perannya masing-masing dalam menjaga keseimbangan lingkungan.

Cara yang dilakukan untuk melestarikan hewan dan tumbuhan umumnya dengan menyediakan segala kebutuhannya. Di antaranya dengan menyediakan makanan, air, serta tempat tinggal yang memadai. Namun seiring berkembangnya waktu, aktivitas/kegiatan manusia dapat menurunkan keanekaragaman hayati tersebut.

Hingga saat ini, berbagai jenis tumbuhan dan hewan terancam punah, seperti salah satunya ialah hilangnya ekosistem padang lamun dan dugong di Indonesia. Namun hingga saat ini pula sebagian dari masyarakat Indonesia belum banyak yang mengetahui tentang lamun.

Berdasarkan hasil survei kesadaran publik yang dilakukan oleh World Wildlife Fund (WWF) Indonesia, pada 2017 diperoleh fakta bahwa 92% responder belum sadar dan tahu keberadaan lamun.


Lamun adalah tumbuhan berbunga yang tumbuh membentuk padang rumput sehingga juga disebut "padang lamun" di dasar perairan dangkal, yang mana Indonesia sendiri memiliki 13 jenis lamun dari 60 jenis spesies lamun yang tersebar di dunia.

Selain bermanfaat bagi perikanan, padang lamun juga berfungsi sebagai penahan gelombang, menangkap dan meyetabilkan sedimen sehingga air menjadi lebih jernih. Di samping itu, fungsi dan kegunaan lamun yang lain juga mampu mengurangi laju perubahan iklim dengan menyerap lebih dari dua kali jumlah seluruh karbondioksida (CO2) mencapai 83.000 ton/km2 yang disimpan oleh hutan di darat dengan rata-rata menyerap karbon hingga 5.446 Mg per tahun.

Berdasarkan data penelitian yang dilakukan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), dari 1.507 km2 luas padang lamun di Indonesia, hanya 5% saja yang tergolong sehat, 80% kurang sehat dan 15% dalam kondisi tidak sehat.

Keberadaan lamun saat ini kian terancam. Beberapa hal yang menjadi ancaman tersebut justru karena faktor manusia (anthropogenic stress). Beberapa aktivitas dan kebutuhan manusia di darat seperti penggunaan air yang berlebihan, penggundulan hutan, alih fungsi hutan dan lahan, membuang sampah sembarangan, aktivitas wisata hingga proyek reklamasi menjadi ancaman nyata dan serius sampai saat ini.


Hal ini pula berdampak pada keberadaan ekosistem dugong di Indonesia, karena padang lamun merupakan habitat penting bagi dugong sebagai sumber makanan. Mamalia laut eksotik ini memakan daun dan rizoma lamun, terutama dari spesies pionir seperti genus Halophila dan Halodule.

Dugong (atau "Duyung") adalah salah satu dari 35 jenis mamalia laut di Indonesia, dan merupakan satu-satunya satwa ordo Sirenia yang area tempat tinggalnya tidak terbatas pada perairan pesisir. Masa hidup dugong pun tidak berlangsung lama, dugong dapat hidup hingga 70 tahun dengan ukuran panjang tubuhnya mencapai 3 meter dan berat mencapai 450kg.

Dugong merupakan satu-satunya mamalia laut pemakan lamun, dan turut menyeimbangkan ekosistem lamun di Indonesia. Tapi sayang, Dugong masih diburu hidup-hidup & dagingnya dikonsumsi, padahal sudah dilindungi oleh Pemerintah Indonesia melalui Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan & Satwa.

Dugong masih belum banyak mendapat perhatian mengenai upaya perlindungannya. Kehilangan habitat utamanya, yaitu padang lamun merupakan salah satu ancaman serius bagi keberlanjutan populasi dugong. Di sisi lain, status populasi dugong menjadi indikator dari kesehatan ekosistem pesisir secara umum.

Lalu, apa yang bisa kita lakukan untuk menyelamatkan dugong dan lamun di Indonesia?


1. Pelajari dan sebarkan informasi tentang  dugong dan lamun untuk tingkatkan kepeduliaan orang-orang sekitar. Padang lamun umumnya tumbuh di daerah pasang surut dan
sekitar pulau-pulau karang di Indonesia. Keberadaan padang lamun ini juga menjadi sumber kehidupan bagi makhluk hidup disekitarnya, salah satunya ialah dugong atau ikan duyung.

Sedangkan, dugong sendiri merupakan jenis mamalia laut yang dilindungi dan merupakan salah satu spesies dari 20 spesies prioritas yang menjadi target penting Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.

Mamalia ini dilindungi oleh Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Hayati dan Ekosistemnya. Selain itu, ada juga Undang-undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan.

Dugong memiliki ancaman kehidupan yang tinggi. Secara alami dugong memiliki reproduksi yang lambat. Dibutuhkan waktu 10 tahun untuk menjadi dewasa dan 14 bulan untuk melahirkan satu individu baru pada interval 2,5-5 tahun.

Ancaman lainnya yaitu tertangkapnya dugong secara tidak sengaja oleh alat tangkap perikanan (bycatch), selain diambil taring dan dagingnya, banyak mitos yang berdedar di masyarakat akan khasiat dari air dugong sebagai hal berbau kepercayaan adat. Saat ini memang masih banyak masyarakat yang tidak tahu fakta ilmiah mengenai air mata dugong atau yang mereka sering menyebutnya duyung. Yang selama ini mereka pikir bahwa air mata duyung itu memiliki khasiat tertentu itu adalah salah besar. Padahal fakta ilmiahnya, air mata dugong tersebut adalah proses biologis, atau lendir yang keluar untuk menjaga kelembaban mata ketika dugong muncul ke permukaan air.

Keberadaan dugong dan padang lamun sangat penting untuk menjaga ekosistem laut karena banyak spesies ikan lain yang hidup berdampingan di wilayah tersebut. Jika salah satu rusak maka yang lain akan terkena imbasnya.

                 

2. Laporkan kematian dugong dan pencemaran di padang lamun ke aparat setempat. 

Meskipun lamun kini diketahui mempunyai banyak manfaat, namun dalam kenyataannya lamun menghadapi berbagai gangguan dan ancaman.  Gangguan dan ancaman terhadap lamun pada dasarnya disebabkan oleh kegiatan manusia itu sendiri, seperti salah satunya ialah; Kerusakan fisik yang menyebabkan degradasi lingkungan, seperti penebangan mangrove, perusakan terumbu karang dan atau rusaknya habitat padang lamun;
Kerusakan fisik terhadap padang lamun telah dilaporkan terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Di Pulau Pari dan Teluk Banten, kerusakan padang lamun disebabkan oleh aktivitas perahu-perahu nelayan yang mengeruhkan perairan dan merusak padang lamun. Reklamasi dan pembangunan kawasan industri dan pelabuhan juga telah melenyapkan sejumlah besar daerah padang lamun seperti terjadi di Teluk Banten.

Di Teluk Kuta (Lombok) penduduk membongkar karang-karang dari padang lamun untuk bahan konstruksi, atau untuk membuka usaha budidaya rumput laut. Demikian pula terjadi di Teluk Lampung. Di Bintan (Kepulauan Riau) pembangunan resor pariwisata di pantai banyak yang tak mengindahkan garis sempadan pantai, pembangunan resor banyak mengorbankan padang lamun.

Masyarakat harus lebih sadar akan pentingnya pelestarian padang lamun di Indonesia ini, dikarenakan habitatnya yang semakin sedikit dan pula berdampak pada punahnya ekosistem dugong di Indonesia. Mari jaga lingkungan kita dari berbagai ancaman - ancaman yang ada, Padang Lamun: Rumah Mereka Untuk Kita.

          

3. Hindari membuang sampah sembarang, terutama ke laut. 

Jenis kerusakan lingkungan perairan pantai yang disebabkan oleh kegiatan manusia dan juga bisa memberikan dampak pada lingkungan lamun, salah satunya adalah membuang sampah sembarang terutama ke laut.

Pencemaran laut bermacam-macam dan dapat bersumber dari mana saja, seperti dari darat (land based) ataupun dari kegiatan di laut (sea based). Pencemaran asal darat dapat berupa limbah dari berbagai kegiatan manusia di darat seperti limbah rumah tangga, limbah industri, limbah pertanian, atau pengelolaan lahan yang tak memperhatikan kelestarian lingkungan seperti pembalakan hutan yang menimbulkan erosi dan mengangkut sedimen ke laut. Bahan pencemar asal darat dialirkan ke laut lewat sungai-sungai atau limpasan (runoff).

Pencemaran dari kegiatan di laut dapat terjadinya misalnya pada tumpahan minyak di laut, baik dari kegiatan perkapalan dan pelabuhan, pemboran, debalasting muatan kapal tanker. Bencana yang amat besar terjadi saat kecelakaan tabrakan atau kandasnya kapal tanker yang menumpahkan muatan minyaknya ke perairan pantai, seperti kasus kandasnya supertanker Showa Maru yang merusak perairan pantai Kepuluan Riau.

Kejadian diatas hanya sebagai contoh saja bahwa kita harus menjaga perairan laut kita dari berbagai ancaman yang terjadi. Sebagai masyarakat Indonesia khususnya harus lebih sadar akan pentingnya kelestarian laut yang bersih dan nyaman. Karena laut juga dapat menjadi sumber pendapatan, jika laut tercemar maka semua akan hilang.

             

4. Dukung upaya konservasi Pemerintah Indonesia, salah satunya melalui DSCP Indonesia, serta dengan menghindari membeli bagian tubuh dugong, yang mentah ataupun yang telah diolah (e.g. "air mata duyung", taring dugong, dll.)

Dalam rangka menjaga kelestarian dugong dan lamun, Direktorat Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut, Ditjen Pengelolaan Ruang Laut Kementrian KKP bersama WWF-Indonesia, Pusat Penelitian Oseanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (P2O-LIPI) dan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor melakukan kampanye pelestarian dugong dan lamun yang merupakan bagian dari implementasi Dugong and Seagrass Conservation Project (DSCP) di Indonesia dengan melakukan kegiatan penanaman lamun di Pulau Pari, Kepulauan Seribu.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan agar masyarakat lebih sadar akan manfaat yang besar dari lamun dan duyung sebagai satuan ekosistem penunjang keberlangsungan sumber daya perikanan di Indonesia. Kedepannya, masyarakat juga dihimbau untuk turut serta dalam menyelamatkan dugong dan lamun dengan cara mempelajari dan menyebarkan informasi, melaporkan temuan kematian dugong atau pencemaran lingkungan, menjaga kebersihan lingkungan dengan dan tidak mengkonsumsi atau membeli produk yang diambil dari bagian tubuh dugong.


APA ITU DSCP INDONESIA?

DSCP (Dugong and Seagrass Conservation Project) Indonesia adalah Program konservasi untuk meningkatkan efektivitas konservasi dugong & ekosistem lamun di Indonesia melalui:
 A. Penguatan dan pelaksanaan “Rencana Aksi Konservasi" tingkat nasional untuk dugong dan habitatnya lamun. 
 B. Peningkatan kesadartahuan dan penelitian di tingkat nasional  tentang dugong dan lamun.
 C. Pengelolaan dan konservasi dugong dan lamun berbasis masyarakat di masing-masing lokasi kegiatan (Bintan, Kotawaringin Barat, Tolitoli, dan Alor). 

Dilaksanakan sebagai kerjasama Direktorat Konservasi & Keanekaragaman Hayati Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta Pusat Penelitian Oseanografi - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan - Institut Pertanian Bogor, dan Yayasan WWF-Indonesia.

Dengan dukungan dari United Nations Environment Programme - Global Environment Facility (UNEP - GEF). 

BAGAIMANA CARA MENDUKUNG KEGIATAN DSCP INDONESIA?

Next
This is the most recent post.
Previous
Older Post

72 Response to "Pentingnya Peran Pelestarian Padang Lamun di Indonesia Bagi Makhluk Hidup di Sekitarnya"

Artikelnya jelas, padat, berkualitas dan sangat bermanfaat mas, saya jadi mengerti apa itu Padang Lamun, awalnya kirain melamun. :)

Balas

Mari kita dukung pelestarian alam dan hayati.
Dengan simple saja tanpa membuang sampah sembarangan saat travelling itu sudah membantu program sadar lingkungan dan pelestarian alam.

Sepatutnya memang ditindak tegas jika ada yang berani melanggar peraturan kebersihan.

Balas

Wah baru tau setelah baca ini ada padang lamun di perairan dangkal. Tapi sayangnya kurang mendapat perhatian serius yah dari masyarakat. SEharusnya ada yang membidangi ini agar tetap terjaga dengan baik. Kenapa juga ya duyung diburu, emang dagingnya enak ya?? Duyungnya gak mirip kayak di film-film ya mas

Balas

jadi blogger ini memang manfaatnya luas, seperti postingan ini juga memberikan partisipasi sosialisasi pelestarian padang lamun di indonesia

Balas

Nama blog catatan absurd tapi isinya serius ternyata. Wah udah lama nggak liat dugong, terakhir di tv waktu kecil. :p

Dan ya, gue jadi tau tentang padang lamun. Hohoho. Tapi sayang banget kurang diperhatiin. Huhu

Balas

semua harus berperan serta demi kelangsungan ekosistem di sekitar kita

Balas

Harus nya anak anak jaman sekarang dikasi info kaya bgini biar tambah peduli dengan mahluk hidup,

Balas

setuju kang, sudah waktunya kita menjaga dan melestarikan apa pun yang ada di negeri ini

Balas

Yaa!! Intinya apapun alasannya padang lamun memang perlu dijaga kelestariannya dan tidak selalu untuk seekor duyung saja, Namun banyak hal yang menarik dari sebuah padang lamun..😄

Balas

ada yang membahas duyung dan lamun lagi rupanya, sayang di tempatku tak ada duyung melamun. selamat

Balas

Jahat banget manusia, gara gara manusia keberadaan Lamun jadi terancam

Balas

Nahhh gitu kang nata, padang lamun yang ada di Indonesia harus dijaga dan dilestarikan supaya duyung atau dugong di Indonesia tidak punah karena hilangnya kelestarian padang lamun.. tidak hanya dugong saja makhluk hidup lainnya juga saling membutuhkan,,

Balas

betul sekali mas, jangan membuang sampah sembarangan.. karena akan merusak ekosistem ditempat sampah itu dibuang. Dan juga akan berdampak pada makhluk hidup lainnya yang menetap atau tinggal di daerah sekitarnya.. Jaga yuk lingkngan kita dari sampah :D

Balas

Yashhh sekarang jadi tau kan, berarti tinggal dari masyarakatnya sendiri untuk menjaga perairan kita dari serangan luar... Bagus apa yang dikatakan mas hendra memang harus ada yang membidangi hal ini, tapi akan lebih bagus lagi dari kita sendiri menjaga perairan kita dari hal hal buruk yang mungkin terjadi nanti.. Tidak perlu keahlian yang khusus kok.. Tinggal baca artikel diatas jika belum paham apa it lamun dan dugong :D

Balas

Terima kasih mas agus, nahh itu dia mas.. disini kita bisa berbagi banyak hal yang kita ketahui... Nah hal yang kita ketahui itu harus pula dibaagikan kepada orang banyak, supaya ilmu yang kita dapat tidak berhenti di kita saja. Ilmu dan informasi harus terus mengalir supaya kita dan masyarakat sejalan sehingga tidak ada lagi yang salah komunikasi atau muncul berita berita hoax.. pastikan berita yang didapat adalah berita yang dapat dipertanggungjawabkan dan bersumber dari instansiasi resmi ya :D

Balas

Yahhh ini adalah blog khusus untuk saya berbagi sesuatu yang ingin saya ketahui dan ingin saya pelajari dan catatan yang ada di diary saya... Kalau hanya ditulis di catatan saja bagi saya belum cukup, oleh karena itu saya berbagi lewat blog ini DAN siapa tau bisa bermanfaat dan memberikan informasi kepada banyak orang :D

Makanya dari kita sendiri yang harus paham dan mengerti mengenai dugong dan padang lamun di Indonesia mas, supaya tetap terjaga kelestariannya dan makhluk hidup lainnya pun merasa nyaman tinggal di area sekitarnya :D

Balas

Betul sekali mas, kita juga harus ambil bagian melestarikan lingkungan kita supaya aman dan nyaman... karena kita saling membutuhkan pastinya..

Balas

Yukk ajak teman lainnya, jika artikel ini memberikan manfaat bisa dibagikan ke teman-teman lainnya mas :D supaya yang lainnya juga bisa tahu manfaat nya dan paham mengerti maksudnya, terima kasih :D

Balas

betul sekali mas indra, jaga lingkungan kita agar tetap nyaman dan aman :D

Balas

Betul sekali mas satria, padang lamun tidak hanya untuk dugong saja, tapi makhluk hidup lain yang tinggal dan menetap di area sekitarnya sangat bergantung pada lamun, jika kita saling melestarikan maka makhluk hidup kita pun tidak akan punah.. :D

Balas

Waduh, harus dibekali informasi ini mas. segera bagikan artikel ini supaya mereka paham dan mengerti bahwa lamun dan dugong (duyung) harus dijaga kelestariannya

Balas

tidak juga mas, mungkin mereka kurang sadar dan paham akan manfaat dari lamun itu sendiri.. Oleh karena itulah masyarakat harus dibekali pengetahuan tentang lamun dan makhluk hidup lainnya..

Bahka hingga saat ini pula sebagian dari masyarakat Indonesia belum banyak yang mengetahui tentang lamun. Berdasarkan hasil survei kesadaran publik yang dilakukan oleh World Wildlife Fund (WWF) Indonesia, pada 2017 diperoleh fakta bahwa 92% responder belum sadar dan tahu keberadaan lamun.

Oleh karena itulah masyarakat harus tau dan paham, jika paham dan tau mungkin manusia tidak akan melakukan hal tersebut..

Balas

kak dugong itu sejenis singa laut gtu yaa? katanya hampir punah juga gara2 sering diburu dan sering terdapar di pantai.. kasian banget ya kak.. makasih atas share cara2nya, semmoga semua orang bisa melestarikan alam kita yang indah ini ya

Balas

Banyak orang menyebutnya duyung mba atau dugong, betul banget mba vika ha,pir punah karena keserakahan manusia dan kurangnya pemahaman akan pentingnya menjaga kelestarian padang lamun.. oleh karena itu kita harus senantiasa menjaga lamun dan makhluk hdup lainnya agar tidak punah..

Balas

beberapa artikel yg saya baca, aktivitas pengeboran laut lepas seperti blok-blok di sekitar laut jawa itu juga turut menymbang kepunahan spesies ini
sayangnya sih instrumen peraturan dari pihak terkait belum maksimal
jadi, peran dari pihak ketiga seperti DSCP Indonesia ini sangat penting
paling tidak, kampanye untuk konservasi spesies ini bisa berdampak luas ke masyarakat

Balas

iya nih mas ikrom kurang adanya ketegasan dari pemerintah tentang hal ini... Banyak kegiatan kegiatan manusia yang merusak alam yang keuntungangan hanya pihak mereka saja, padahal setelah hal itu dilakukan akan merusak ekosistem lainnya.. Oleh karena itulah harus ada yang bergerak untuk mencegah hal ini, dengan hadirnya DSCP Indonesia ini dapat membantu menjaga ekosistem kita dari hal hal yang buruk dan kita pun dapat ikut ambil bagian melestarikan ekosistem laut kita ini... SETUJU SAMA MAS IKROM YEY

Balas

Manusia emang kadang suka gitu yah, buang sampah pada tempatnya saja susahnya minta ampuun, padahal pendidikan tinggi, tahu akibat dari perbuatannya, tapi masih saja dilakukan, ah dasar manusia *begitu kata Dugong...
untng masih ada manusia yang perduli dengan lingkungan dan nasib si dugong, coba kalau jomblo mana ada yang perduli *eh ... :p

Balas

wahhh mas ahmad menjadi perwakilan para dugong dugong di Indonesia ini yah, hhe.. Yah betul mas, seperti kita ini peduli dengan lingkungan pasti gak bakal buang sampah sembarangan dong :D, lesarikan alam kita supaya sehat dan nyaman

Balas

semoha menang mas
padang lamun harus tetap dilestarikan

Balas

Baca artikel ini, dengan menyebut lembaga ini itu, terdengar beraat beraat. Trus juga, 'ah tempat gue kan ga dekat laut, ga ada yang bisa dilakukan.'

Sebenarnya sederhaanaaa aja tuh kontribusi kita yang kayanya sepele tapi kalo kompak dilakukan, jadi berarti. Seperti yang disebutkan di atas sih, sampah.

Gedeg sekali rasanya melihat teman-teman (apalagi yg level akademiknya sudah tinggi), masih buang sampah sembarangan. Ini sangat ga benar. Semoga kita bukan bagian dari itu ya.

Balas

Saya tahu Dugong dari komik dan anime One Piece, hewan yang dikenal bisa bertarung di kisah (Arch) Arabasta.. Eh ternyata di Indonesia juga memilikinya tapi sayang terancam punah, jadi miris melihatnya..

Tapi untung uda ada DSCP yang siap menjaga Dugong dan Lamun, jadi bisa terjaga kembali..

Nah kalau ditanya solusi dari saya, mungkin mencoba menanam Mangrove terlebih dahulu, agar pesisir menjadi aman dan bisa menanam Lamun kembali.. dan akhirnya Dugong pun kembali bisa bertahan hidup..

Balas

Padang Lamun ini sepertinya tumbuh didasar laut yang dangkal ya Mas seperti hampir sama dengan rumput laut yaa..?

Balas

Lamun itu trtnyata makanan buat dugong ya.. Apa masih banyak dugong di Indonesia ini ya?..

Balas

Dugong yang biasanya dikisahkan sebagai putri duyung yang cantik banget hahaha

Balas
This comment has been removed by the author.

Wah sayang sekali ya Dugong sudah banyak yang punah. Miris ngelihatnya.

Kebijaksanaan lainnya mungkin harus ada tindakan yang tegas yaitu dikenakan denda yang tinggi bagi pengunjung yang sengaja membuang sampah di laut.

Balas

Ikut menjaga kelestarian alam, tentunya juga makhluk hidup di dalamnya, termasuk bagian dari amal ibadah yang besar pahalanya.

Balas

Ikannya imut imut banget ya sayang banget kalau sampai punah gara gara hilangnya padang lamun

Balas

Perangi sampah dan jangan buang sampah sembarangan mungkin salah satu solusi melestarikan lingkungan

Balas

Sayaaaa terfokus ke dugongnya masa :' langsung kebayang Dugongnya jago gara-gara dilatih luffy

Balas

Saya sendiri baru tahu itu padang lamun. Ternyata keberadaannya penting juga demi keseimbangan ekosistem. Jangan buang sampah sembarangan, itu yang harus lebih digalakkan.

Balas

Siapp mantab, sukses selalu blog nya. Terus tebarkan ilmu bermanfaat kepada banyak orang. Salam kenal salam sukses

Balas

Bener kang, masyarakat harus lebih sadar menjaga lingkungan

Balas

sepertinya saya termasuk kedalam yang 92%. beneran baru tau mas

Balas

Oh baru tahu kalo hewan semacam ini itu namanya dugong, irain putri duyung... emng jarang bnget ya lihat hewan air semacam ini... great article...

Balas

isu dugong pernah gempar di Malaysia suatu ketika dahulu..

haiwan ini rupanya agak lucu juga

Balas

Terima kasih mas, terima kasih sudah berkunjung :D

Balas

Yapps harus dilestarikan mas :D

Balas

dengan tidak membuang sampah sembarangan juga sudah ikut ambil bagian menjaga wilayah Indonesia ini mba... atau dengan menyebarkan artikel ini juga membantu banyak orang untk ikut ambil bagian merawat Indonesia agar bisa dinikmati anak cucu kita kelak :D

Balas

Jangan buang sampah sembarangan yaaa :D

Balas

Makanya harus dijaga mas, supaya makhluk hidup di sekitarnya tidak mati..

Balas

Masih ada mas,supaya tidak hilang dan ppunah makanya harus dijaga lingkungan kita dari sampah ataupun hal hal yang tak terduga lainnya.. ayo dicegah jika ada yang ingin merusak dan mengambil

Balas

waduhhhh abis nonton apa nih mas hhe

Balas

Sebenarnya sudah ada aturan seperti itu, tapi masih kurangnya kesadaran dari masyarakatnya sendiri akan pentingnya menjaga lingkungan dengan baik..

Balas

betul banget tuh mas akhmad :D

Balas

Harus dilestarikan ya mas dwi, supaya tidak punah

Balas

Sebenarnya sudah ada aturan seperti itu, tapi masih kurangnya kesadaran dari masyarakatnya sendiri akan pentingnya menjaga lingkungan dengan baik..

Balas

waduhhh kebiasaan suka nntn one piece nih ya mas febri

Balas

Jaga lingkungan kita supaya terhindar daari kerusakan akibat ulah manusia itu sendiri, buanglah sampah pada tempatnya

Balas

semoga saja ya mas roli,

Balas

wahhh bagus nih sekarang sudah tau tinggal pelaksanaaan nya aja ya mas abdul

Balas

wahhh bagus nih sekarang sudah tau tinggal pelaksanaaan nya aja ya mas adhi.. yuk sebarkan artikelnya biar banyak yang tau lagi :D

Balas

hha iya mas hanafi, lucu gitu.. terima kasih sudah berkunjung mas :p

Balas

baru tahu ada nama 'Padang Lamun', pikirannya orang yang sedang melamun hhihi.. ternyat penting juga ya untuk ekositem dan kelestarian alam serta binatang yang hidup di sekitarnya

Balas

artikel ini memuat informasi pada tempat yang scoopnya tidak besar, namun dapat memberikan dampak bagi tempat - tempat lain yang serupa dan satu tema...

selamat berpuasa
blogwalking dulu sambil ngabuburit :))

Balas

Memprihatinkan sekali keberadaan padang lamun saat ini ya. Dari sekian luasnya, hanya 5% nya saja yang tergolong sehat.

Balas

lamun, baru denger nih, thx infonya

Balas

Ketika satu ekosistem hilang atau rusak bukan berarti manusia nggak terlibat didalamnya, seringkali manusia terlibat dan ikut bertanggung jawab, misalnya aja membuang sampah sembarangan, ini satu kebiasaan jelek yang bisa membahayakan semua ekosistem, seriusan hehe

Balas

Di daerah perlautan mana kita bisa melihat dugong dengan bebas ya? Selama ini aku lihat nya di gelanggang samudra ancol aja hehehe

Balas

Jujur saya baru tahu lamun itu kayak gimana soalnya selama ini tahunya nama padang lamun doang dan kirain ada di daratan tapi ternyata persepsi saya salah setelah baca ini. Memang bener nih mas, sekarang populasi dugong emang jauh berkurang. Jangankan indonesia bahkan di laut lainnya keberadaanya termasuk kategori terancam punah. Semoga aja dengan adanya informasi ini dapat membantu masyarakat untuk lebih peduli lagi dengan ekosistem laut.

Balas

Dan saya pun baru tahu dan sadar apa itu Padang lamun serta peran pentingnya bagi keseimbangan alam.
Saat ini memang sudah banyak sekali tumbuhan atau hewan yang mulai punah.

Balas

Wah, ini pertama kali kayaknya saya komentar di blognya, Mas Andrie.
Semoga dengan banyaknya tulisan artikel tentang Dugong, orang2 jadi semakin sadar akan kelangsungan hidup mereka yang harus selalu dijaga ya!

Balas
  • Berkomentarlah dengan sopan dan bijak sesuai dengan isi konten.
  • Komentar yang tidak diperlukan oleh pembaca lain [spam] akan segera dihapus.
  • Apabila artikel yang berjudul "Pentingnya Peran Pelestarian Padang Lamun di Indonesia Bagi Makhluk Hidup di Sekitarnya" ini bermanfaat, share ke jejaring sosial.
Konversi Kode